Minggu, 08 Mei 2011

Jerit kemaafanku

...dan,
adalah kau sang betina yang menyembelih rasaku dengan tajamnya sembilu,,,
hujan ini tikamkan gigilnya disum-sum rinduku,
dengan kecipak yang seolah bersorak,
kau diamkan isak tangisku ratapi hati yang terkoyak...
"...duh buhul rinduku...
belum juakah kau puas menjarah segala keiklasanku...?"
(hati akan slalu memaafkan, tapi kaupun harus mengerti bahwa sakitnya tiada mudah untuk dihapuskan..)