Sabtu, 12 Februari 2011

menggurat asa di etalase rindu...

...dan demikian cerita di sudut malam;
di dendang kidung burung sawak-sawak...
riuh bersahutan dgn si burung buak...
bertandik-tandik mereka di balik semak..
menginjak kematianku di dalam sajak...

jatuh,
jauh aku dalam lamunan..
masa silam kian lagi menghantam..
bagai godam...
remuk tiada berpuing,tiada berkeping...
hatiku dan jiwaku, satu dalam cabikan rindu...

belum lagi antrian tikaman,
sang detik-detik waktu yang jalang berlalu tanpa peduli..
peristiwa purbakala itu...
hancurkan nafasku menjadi debu...

tersentak,
terhenyak menyesak...
sebait kata belum jua aku kutemukan makna.....

barisan kata muntah begitu saja
dalam isak tetesan air mata pena..
menari gejolak djiwa,
sang bulan pergi entah kmana...

lalu,
tersadar aku dari lamunan,
oleh merah ufuk timur yang menyala..

rumput yang masih bersujud,
angin yang masih bisu,
embun yang tiada dapat aku tepis...
adakah ini lembar baru untuk hidupku...?


#
"sawak-sawak: nama jenis burung hantu di kal-sel"
"buak:juga nama jenis burung hantu di kal-sel (tubuhnya lbih besar dari sawak2 n suaranya beda"

<=bagan topenk=>
"sudut malam kandangan"
 ·  · Bagikan · 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar